Bab I
KEYBOARD

A. Pengertian Keyboard
Keyboard atau papan ketik komputer merupakan sebuah hardware atau papan yang
terdiri atas tombol-tombol seperti huruf alfabet (A-Z) untuk mengetikkan
kalimat, juga terdapat angka 3, 4, 5, 8, 3, 3 dan lain-lain, serta
simbol-simbol khusus lainnya pada komputer. Dalam komputasi, papan ketik
menggunakan susunan tombol atau kunci, untuk bertindak sebagai tuas mekanis
atau sakelar elektronik.
B. Sejarah keyboard
Penciptaan papan ketik komputer diilhami oleh penciptaan mesin ketik yang dasar
rancangannya dibuat oleh Christopher Latham tahun 1868 dan banyak dipasarkan
pada tahun 1877 oleh Perusahaan Remington. Papan ketik komputer pertama
disesuaikan dari kartu pelubang (punch card) dan teknologi pengiriman tulisan
jarak jauh (Teletype). Tahun 1946 komputer ENIAC menggunakan pembaca kartu
pembuat lubang (punched card reader) sebagai alat masukkan dan keluaran.
Meskipun pengembangan perangkat input alternatif seperti tetikus, layar sentuh,
perangkat pena, pengenalan karakter dan pengenalan suara, perangkat papan ketik
tetap yang paling fleksibel dan paling sering digunakan untuk langsung
(manusia) masuk ke komputer. Papan ketik biasanya memiliki karakter yang diukir
atau dicetak di masing-masing tombol dan tekan tombol biasanya simbol tertulis
tunggal. Namun, untuk menghasilkan beberapa simbol harus menekan dan menahan
beberapa tombol secara bersamaan atau secara berurutan. Sementara tombol papan
ketik yang menghasilkan huruf, angka atau tanda-tanda (karakter), tombol lain
atau menekan tombol secara bersamaan dapat menghasilkan tindakan atau perintah
pada komputer. Dalam penggunaan normal, papan ketik digunakan untuk memasukkan
teks dan angka ke dalam pengolah kata editor, teks atau program lain. Dalam
sebuah komputer modern, penafsiran umumnya tombol kiri untuk perangkat lunak.
Sebuah papan ketik komputer membedakan setiap tombol fisik dari setiap lainnya
dan melaporkan semua penekanan tombol untuk mengontrol perangkat lunak. Papan
ketik juga digunakan untuk permainan komputer, baik dengan papan ketik biasa
atau papan ketik khusus yang menggunakan fitur game, yang dapat mempercepat
kombinasi tombol yang sering digunakan. Sebuah papan ketik juga digunakan untuk
memberikan perintah ke sistem operasi komputer, seperti Ctrl-Alt-Delete di
Windows, yang menyediakan jendela tugas menutup komputer. Ini satu-satunya cara
untuk memasukkan perintah pada antarmuka baris perintah.
C. Jenis-Jenis keyboard
Salah satu faktor yang menentukan ukuran papan ketik adalah adanya duplikat
kunci, seperti papan ketik numerik terpisah, untuk kenyamanan. Selain itu,
ukuran papan ketik tergantung pada sejauh mana sistem digunakan untuk
menghasilkan tindakan oleh kombinasi tombol secara bersamaan atau yang menyusul
(dengan tombol pengubah), atau menekan beberapa tombol unik. Sebuah papan ketik
dengan beberapa tombol yang disebut keypad. Faktor lain yang menentukan ukuran
papan ketik adalah ukuran dan jarak tombol. Pengurangan ini dibatasi oleh
pertimbangan praktis bahwa kunci harus cukup besar untuk dapat dengan mudah
ditekan dengan jari. Atau alat yang digunakan untuk menekan tombol kecil.
1. Keyboard Jenis Standar
Papan ketik alfanumerik standar full-travel kunci ditemukan di pusat-pusat
dari tiga perempat inchi (19,05 mm 0,750 inch) dan memiliki kunci perjalanan
setidaknya 0,150 inci (3,81 mm). Papan ketik komputer meja, seperti papan ketik
tradisional buatan Amerika Serikat 101-tombol atau papan ketik Windows 104
tombol, termasuk karakter abjad, angka dan tanda baca, dan berbagai tombol
fungsi. Tombol papan ketik internasional yang umumnya 102/105 tombol memiliki
tombol "shift" di sebelah kiri yang lebih kecil dan tombol tambahan
dengan beberapa simbol di antara itu dan huruf ke kanan nya (biasanya Z atau
Y). Juga biasanya tombol “Enter” yang biasanya berbentuk berbeda. Papan ketik
komputer mirip dengan papan tombol mesin ketik listrik, tetapi berisi tombol
tambahan. Papan ketik standar USB juga dapat terhubung ke beberapa perangkat
non-desktop.
2. Keyboard Ukuran Laptop
Papan ketik pada laptop dan notebook
biasanya memiliki jarak lebih pendek untuk keystroke dan satu set tombol kecil.
Papan ketik ini tidak memiliki tombol numerik dan tombol fungsi yang
ditempatkan di lokasi berbeda dari standar penempatan di papan ketik ukuran
penuh.
3. Keyboard Ukuran Jempol
Papan ketik kecil telah diperkenalkan
untuk laptop (terutama nettops), PDA, ponsel pintar atau pengguna yang memiliki
ruang kerja yang terbatas. Sebuah keyer chording memungkinkan beberapa tombol
ditekan secara bersamaan. Misalnya, papan ketik GKO dirancang untuk perangkat
nirkabel kecil. Alternatif lain untuk dua tangan yang berfungsi untuk control
permainan, seperti AlphaGrip yang juga digunakan sebagai alat memasukkan data
dan teks. Sebuah "papan jempol" (dimodifikasi) digunakan dalam
beberapa penolong digital seperti Palm Treo dan BlackBerry, dan beberapa PC
Ultra-Mobile seperti OQO.
4. Keyboard Numerik
Papan tombol numerik hanya berisi angka,
simbol matematika untuk penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian,
titik desimal, dan beberapa tombol fungsi. Papan tombol ini sering digunakan
untuk memudahkan entri data dengan papan ketik yang lebih kecil yang tidak
memiliki tombol numerik, biasanya pada laptop. Tombol ini dikenal sebagai
tombol numerik atau angka, dan dapat terdiri dari jenis-jenis tombol:
- Operator aritmatika, seperti +, -, *, /
- Angka 0 – 9
- Tombol panah kursor
- Tombol navigasi, seperti Home, End, PageUp, PageDown, dan lainnya.
- Tombol NumLock, digunakan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan tombol
angka
- Tombol Enter
Jenis Keyboard Menurut Portnya Terbagi Menjadi 4 Yaitu :
1. Keyboard Serial
Menggunakan DIN 5 male dan biasanya
digunakan pada komputer tipe AT.
2. Keyboard PS/2
Biasanya digunakan pada komputer ATX
dan saat ini yang paling banyak dipergunakan.
Pemasangan keyboard
tipe ini harus dilaksanakan dengan cermat, sebab port yang dimilikisama dengan port untuk
mouse.

3. Keyboard Wireless
Sesuai dengan namanya, keyboard tipe ini tidak menggunakan kabel sebagai
penghubung antara keyboard dengan komputer. Jenis koneksi yang digunakan adalah
infra red, wifi atau bluetooth. Untuk menghubungkan keyboard dengan komputer,
dibutuhkan unit pemancar dan penerima. Unit pemancar biasanya terdapat pada
keyboard itu sendiri, sedangkan penerima biasanya dipasang pada port USB atau
serial pada CPU.
4. Keyboard USB
Komputer terbaru saat ini sudah banyak yang mempergunakan jenis konektorUSB
yang menjamin transfer data lebih cepat.
Jenis Keyboard Menurut Bentuk Dan Susunan Tombolnya, terbagi menjadi 7 Yaitu:
1.
Keyboard QWERTY

Tata letak keyboard QWERTY ini ditemukan oleh Scholes, Glidden dan Soule pada
tahun 1878, dan kemudian menjadi standar mesin tik komersial pada tahun 1905.
QWERTY diambil dari6 huruf berurutan pada baris kedua dari tombol alfanumerik
tersebut. Keyboard QWERTY didesain sedemikian rupa sehingga key yang paling
sering ditekan terpisah letaknya sejauh mungkin, sehingga bisa meminimalkan
kemacetan pada saat mengetik (pada mesin ketik mekanik). Meskipun tata letak
QWERTY sangat luas pemakaiannya, tetapi memiliki beberapa kelemahan dan
ketidakefisienan. Misalnya, 48 persen dari gerakan diantara huruf yang
berurutan harus dilakukan dengan sebuah tangan. Hanya 32 persen ketukan yang
dilakukan pada home row (baris awal dari posisi jari pada keyboard). Beban
tangan kiri lebih besar dari tangan kanan (56 persen). Contoh paling nyata dari
ketidakefisienan tata letak QWERTY adalah pengetikan huruf ‘a’ yang cukup
sering dipakai, tetapi harus dilakukan oleh jari kelingking yang paling lemah.
2.Keyboard DVORAK
Keyboard DVORAK (1932), dimana susunan
hurufnya disusun sedemikian rupa sehingga tangan kanan dibebani lebih banyak
pekerjaan dibanding dengan tangan kiri. Selain itu, tata letak Dvorak dirancang
agar 70 persen dari ketukan jatuh pada home row, sehingga bisa mengurangi
kelelahan karena pengetikan (lebih ergonomik). Sejumlah percobaan menunjukkan
bahwa tata letak Dvorak lebih efisien 10-15 persen dibanding dengan tata letak
QWERTY.
3.Keyboard KLOCKENBERG

Keyboard ini dibuat dengan maksud menyempurnakan jenis keyboard yang sudah ada,
yaitu dengan memisahkan kedua bagian keyboard (bagian kiri dan kanan). Bagian
kiri dan kanan keyboard dipisahkan dengan sudut 15 derajat dan dibuat miring ke
bawah. Selain itu, keyboard KLOCKENBERG mempunyai tombol-tombol yang dibuat
lebih dekat (tipis) dengan meja kerja sehingga terasa lebih nyaman. Tata letak
ini, selain mengurangi beban otot pada jari jemari dan pergelangan tangan juga
dirancang untuk mengurangi beban otot pada tangan dan bahu. Terpisahnya bagian
kiri dan kanannya menjadikannya relatif lebih banyak memakan ruang.
4. Keyboard Maltron
Tak seperti keyboard pada umumnya yang datar, keyboard ini dibuat agak
cekung ke dalam. Dengan pertimbangan bahwa pada saat jari-jari diposisikan akan
mengetik, maka jari-jari itu dijamin tidak akan membentuk satu garis lurus.
Produsen Maltron berkeyakinan bahwa pada dasarnya, hanya digunakan 8 jari dari
sepuluh jari yang tersedia ketika manusia mengetik dengan keyboard biasa.Dengan
mengetik di keyboard biasa, maka jari tangan harus beradaptasi dengan bentuk
keyboard. Hal ini diklaim oleh mereka dapat menyebabkan RSI (Repetitive Stress
Injuries). Sementara, dengan menggunakan Maltron, keyboardnyalah yang akan
menyesuaikan dengan tangan. Dengan bentuk yang unik seperti ini, Maltron
menjamin kenyamanan jari tangan di saat mengetik sehingga tidak menyebabkan RSI
bahkan bisa jadi akan meningkatkan kecepatan mengetik sebab yang digunakan
adalah 10 jari bukannya 8 jari.
5. Keyboard Chord.
Hanya mempunyai beberapa tombol antara 4
sampai 5. Untuk memasukkan suatu huruf harus menekan beberapa tombol secara
bersamaan. Ukurannya kompak, sangat cocok untuk aplikasi yang portabel. Waktu
pelatihan singkat, penekanan tombo-tombol mencerminkan bentuk huruf yang
diinginkan Kecepatannya tinggi namun kurang populer, karena pada pemakaian yang
lama akan menyebabkan kelelahan pada tangan. Berikut ini jenis-jenis keyboard
chord:
Keyboard Palantype
Tata letak palantype mempunyai 3
kelompok karakter. Kelompok pada bagian kiri menunjukkan konsonan awal sebuuah
kata, bagian tengah menunjukkan kelompok vokal dan bagian kanan menunjukkan
kelompok konsonan terakhir dari sebuah kata atau suku kata.Pada gambar terlihat
bahwa tidak seluruh konsonan ada disana, konsonan tsb dapat disajikan dengan
menggunakan kombinasi beberapa tombol yang ada
Keyboard Stenotype
Steno adalah jenis tulisan singkat yang sering digunakan untuk mencatat ucapan
seorang. Jenis tulisan ini paling banyak digunakan oleh para wartawan untuk
mencatat hasil wawancaranya dengan lebih cepat. Papan ketik Stenotype mempunyai
keunggulan yang hampir sama dengan papan ketik Palantype.
6. Keyboard Alphabetik
Tombol-tombol yang ada pada keyboard
alphabetik disusun persis seperti pada tata letak QWERTY maupun Dvorak, tetapi
susunan hurufnya berurutan seperti pada urutan alphabet. Keyboard alphabetik
juga tidak dapat menyaingi popularitas tata letak QWERTY, tetapi biasanya banyak
ditemui pada mainan anak-anak, sehingga anak-anak diajar mengenal huruf
alphabet. Bagi pengguna yang bukan tukang ketik, barangkali tata letak ini
cukup membantu. Tetapi, dari hasil pengujian, penggunaan tata letak seperti ini
justru memperlambat kecepatan pengetikan.
7. Keyboard Numeric
Untuk memasukkan bilangan dalam jumlah yang besar, orang lebih suka menggunakan
tombol numerik (numeric keypad) yang tata letak tombol-tombolnya dapat
dijangkau dengan tangan.
D. Cara Kerja Keyboard
:
Sebuah keyboard seperti miniatur komputer. keyboard mempunyai prosesor sendiri
dan rangkaian sirkuit yang membawa informasi menuju dan dari prosesor tersebut.
Bagian terbesar dari rangkaian keyboard berupa “key matrix” .
“Key matrix” adalahsebuah kisi rangkaian dibawah tombol-tombol keyboard. Di
dalam keyboard, tiap rangkaiannya terputus (seperti saklar) pada titik dibawah
tiap tombol. Ketika kita menekan sebuah tombol, tombol tersebut menekan sebuah
saklar, menjadikan rangkaian tersambung dan mengalirkan arus listrik
melaluinya. Jika kita lama pada tombol, prosesor mengenalinya sama dengan
menekan tombol tersebut berulang-ulang.
Ketika prosesor menemukan rangkaian tertutup (tersambung karena adanya
penekanan tombol), maka prosesor akan membandingkan lokasi yang rangkaian
tertutup tersebut dengan peta karakter yang tersimpan dalam ROM (read only
memory) keyboard. Peta karakter pada dasar nya adalah tabel daftar karakter
yaitu daftar posisi tiap-tiap tombol atau kombinasi tombol beserta karakter
yang direpresentasikannya. Sebagai contoh, peta karakter memberitahu prosesor
bahwa menekan tombol “a” sendirian menghasilkan huruf kecil “a”, tetapi tombol
Shift bersama tombol “a” bersama-sama akan menghasilkan huruf kapital “A”.
Komputer juga dapat menggunakan peta karakter tersendiri, berbeda dengan peta
karakter dari keyboard. Hal ini berguna jika pengguna mengetik dalam bahasa
yang hurufnya tidak sama dengan huruf dalam bahasa inggris (huruf latin
umumnya). Pengguna dapat mengatur komputernya agar menerjemahkan tombol keyboardnya
seolah-olah mengetik menggunakan keyboard Dvorak walaupun keyboard yang
sebenarnya digunakan adalah keyboard Qwerty. Sebagai tambahan, sistem operasi
dan program aplikasi mempunyai pengaturan penggunaan keyboardnya yang
memungkinkan pengguna mengubah kelakukan keyboardnya untuk menyesuaikan
kekurangan yang ada seperti diuraikan diatas.
SCANNER

Suatu alat elektronik
yang fungsinya mirip dengan mesin fotokopi. Mesin fotocopy hasilnya dapat
langsung dilihat pada kertas sedangkan scanner hasilnya ditampilkan pada layar
monitor komputer dahulu kemudian baru dapat diubah dan dimodifikasi sehingga
tampilan dan hasilnya menjadi bagus yang kemudian dapat disimpan sebagai file
text, dokumen dan gambar. Scanner merupakan suatu alat yang digunakan untuk
memindai suatu bentuk maupun sifat benda, seperti dokumen, foto, gelombang,
suhu, digunakan untuk mengambil citra cetakan (gambar, foto, tulisan) untuk
diolah atau ditampilkan melalui komputer. Hasil pemindaian itu pada umumnya
akan ditransformasikan komputer sebagai data digital Data yang telah diambil
dengan scanner itu , bisa dimasukkan secara langsung ke semua aplikasi computer
computer yang mengenali teks ASCII. Perbedaan tiap scanner dari berbagai merk
terletak pada pemakaian teknologi dan resolusinya. Pemakaian teknologi misalnya
penggunaan tombol-tombol digital dan teknik pencahayaan.
Sejarah perkembangan scanner berawal
pada tahun 1975, ketika Ray Kurzweil dan timnya menciptakan Kurzweil Reading
Machine beserta software Omni-Font OCR (Optical Character Recognation)
Technology. Software ini berfungsi mengenali teks yang ada dalam objek yang
discan dan menerjemahkannya menjadi data dalam bentuk teks.
Dari awal perkembangan itulah teknologi
scanner berawal dan akhirnya terus berkembang sampai saat ini dengan teknologi
yang semakin lama semakin maju. Kini scanner sudah dapat digunakan untuk
menscan objek tiga dimensi dan film negatif.
Bentuk dan ukuran scanner
bermacam-macam, ada yang besarnya seukuran dengan kertas folio ada juga yang
seukuran postcard, bahkan yang terbaru, berbentuk pena yang baru diluncurkan
oleh perusahaan WizCom Technologies Inc. Scanner berukuran pena tersebut bisa
menyimpan hingga 1.000 halaman teks cetak dan kemudian mentransfernya ke sebuah
komputer pribadi (PC). Scanner berukuran pena tersebut dinamakan Quicklink.
Pena scanner itu berukuran panjang enam inci dan beratnya sekitar tiga ons.
Scanner tersebut dapat melakukan pekerjaannya secara acak lebih cepat dari
scanner yang berbentuk datar.
Data yang telah diambil dengan scanner
itu, bisa dimasukkan secara langsung ke semua aplikasi komputer yang mengenali
teks ASCII. Pada saat ini, scanner sudah semakin berkembang dengan pesat.
Banyak sekali scanner yang beredar di dunia dengan berbagai merk, diantaranya
scanner keluaran dari Canon, Hewlett Packard ( HP ), EPSON, UMAX , Panasonic,
Samsung, Fujitsu, Lexmark dan masih banyak lagi brand scanner yang lainnya yang
semakin berkembang dengan pesat seiring penemuan baru teknologi scanner.
Penemuan scanner sangat terkait dengan
perkembangan teknologi photography,fotokopi dan optical machine. Penemu scanner
adalah Robert S. Ledley lahir di Newyork, Amerika Serikat pada tahun
1926. Hingga akhirnya pada tahun 1943 lahirlah CT Scanner yang mampu memindai
seluruh tubuh dari ujung rambut hingga ujung kaki. Mesin temuannya itu di
namakan Automatic Computerized Transverse Axial (ACTA).Demikian sejarah singkat
penemuan scanner dan perkembangan scanner dari awal penemuannya sampai sekarang
scnner baru dengan teknologi berbeda dan canngih telah ditemukan dan
dikembangkan di dunia oleh berbagai Company seperti yang disebutkan di atas.
C. JENIS-JENIS SCANNER
Scanner adalah suatu alat
elektronik yang fungsinya mirip dengan mesin fotocopy. Mesin fotocopy hasilnya
dapat langsung kamu lihat pada kertas sedangkan scanner hasilnya ditampilkan
pada layar monitor komputer dahulu kemudian baru dapat dirubah dan di
modifikasi sehingga tampilannya dan hasilnya menjadi bagus yang kemudian dapat
disimpan sebagai file text, document, dan gambar. Bentuk dan ukuran scanner
bermacam-macam, ada yang besarnya seukuran dengan kertas folio ada juga yang
seukuran postcard.
Data yang telah diambil dengan scanner itu , bisa dimasukkan secara langsung ke
semua aplikasi computer computer yang mengenali teks ASCII. Perbedaan tiap
scanner dari berbagai merk terletak pada pemakaian teknologi dan resolusinya.
Pemakaian teknologi misalnya penggunaan tombol-tombol digital dan teknik
pencahayaan.
Jenis-jenis Scanner
Berdasar manfaat dan cara penggunaannya, scanner dapat dibagi menjadi beberapa
jenis :
a. Flat bed

Jenis ini adalah jenis yang paling banyak dijumpai, karena harganya relatif
paling murah, cocok untuk penggunaan pribadi. Jenis ini dapat dicirikan dari
bentuknya yang persegi panjang. Memiliki sebuah papan penutup, dan lapisan kaca
tempat meletakkan gambar. Untuk menggunakannya anda harus meletakkan gambar
satu persatu untuk setiap pengambilan gambar.
b.Automatic
Document Feeder

Jenis ini memiliki kelebihan kemudahan dalam penggunaan. Anda dapat meletakkan
gambar-gambar yang akan dibaca, selanjutnya alat ini secara otomatis akan
mengambil sendiri gambar-gambar tersebut dan membacanya, untuk selanjutnya
disimpan sebagai file dijital. Harganya sudah tentu lebih mahal dibanding jenis
flat bed. Jenis ini memang cocok untuk perkantoran yang memiliki banyak gambar
yang akan di-scan.
c.Handheld

Jenis ini membutuhkan keterampilan yang lebih dari penggunanya. Pengguna dengan
tangannya akan menggerakan scanner ini di atas gambar yang akan dibacanya.
Karena proses pembacaan data oleh scanner sangat sensitif, maka gambar yang
dihasilkan kualitasnya kurang baik, akibat kecepatan gerakan yang tidak rata.
Umumnya scanner jenis ini bersifat monochrome, atau tepatnya hanya dapat
menghasilkan warna hitam putih saja.
d.Drum

Jenis ini adalah jenis-jenis yang awal dikembangkan . Jenis ini menggunakan
photomultiplier tubes (PMT) untuk membaca data gambar. Jenis ini menghasilkan
kualitas yang lebih baik di banding jenis lainnya. Namun karena harganya
relatif mahal, maka jenis ini sudah tidak banyak digunakan. Banyak orang
beralih menggunakan jenis flatbed berkualitas tinggi. Tetapi jenis ini masih
tetap digunakan oleh pihak-pihak yang membutuhkan kualitas yang baik, seperti
museum atau seniman yang akan menyimpan hasil kerja seninya.
D. CARA KERJA SCANNER
Cara kerja scanner adalah
sebagai berikut:
Ketika kita meletakkan
gambar/kertas diatas permukaan kaca scanner/pemindai dan menekan tombol mouse
untuk memulai memindai yang terjadi adalah cahaya yang dipancarkan lampu
scanner ke gambar akan segera dipantulkan, kemudian pantulan yang dihasilkan
akan dibaca oleh sejumlah cermin menuju lensa scanner. Cahaya pantulan tersebut
akhirnya akan sampai ke sensor CCD (CCD merupakan komponen inti dari scanner
yang fungsinya untuk menangkap gambar/tulisan).
Kemudian sensor CCD akan mengukur intensitas cahaya dan panjang gelombang yang
dipantulkan dan mengubahnya menjadi tegangan listrik analog. Selanjutnya
tegangan analog tersebut akan diubah menjadi nilai digital oleh ADC (Analog to
Digital). Sinyal digital dari sensor CCD akan dikirim ke papan logik dan
dikirimkan kembali ke komputer dalam bentuk data digital yang menunjukan warna
pada titik-titik gambar yang dipantulkan. Gambar/tulisan yang telah terlihat di
layar monitor komputer dapat disimpan ataupun diedit sesuai dengan kebutuhan.
Bab
III
Kesimpulan
Keyboard komputer merupakan sebuah hardware atau papan
yang terdiri atas tombol-tombol seperti huruf alfabet (A-Z) untuk mengetikkan
kalimat, juga terdapat angka 3, 4, 5, 8, 3, 3 dan lain-lain, serta
simbol-simbol khusus lainnya pada komputer. Dalam komputasi, papan ketik
menggunakan susunan tombol atau kunci
Scanner adalah suatu alat
elektronik yang fungsinya mirip dengan mesin fotocopy. Mesin fotocopy hasilnya
dapat langsung bisa lihat pada kertas sedangkan scanner hasilnya ditampilkan
pada layar monitor komputer dahulu kemudian baru dapat dirubah dan di
modifikasi sehingga tampilannya dan hasilnya menjadi bagus yang kemudian dapat
disimpan sebagai file text, document, dan gambar.